Langkaplancar (HUMAS) — Sebanyak delapan guru MAN 2 Pangandaran mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK)pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (06/10/2026). Kegiatan bertempat di Aula Rapat MAN 2 Pangandaran dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh keseriusan.
Pada hari pertama, peserta AKGTK terdiri atas guru mata pelajaran Akidah Akhlak, Al-Qur’an Hadis, dan Bahasa Arab. Sebanyak delapan guru mengikuti asesmen sebagai bagian dari upaya pemetaan kompetensi sekaligus penguatan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran di madrasah.
Kepala MAN 2 Pangandaran, Dadah Jubaedah, S.Pd., MM., menyampaikan bahwa AKGTK merupakan momentum penting bagi guru untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap kompetensi yang dimiliki.
“AKGTK bukan hanya tentang asesmen atau penilaian, tetapi juga menjadi momentum bagi guru untuk mengukur kemampuan, melakukan refleksi, dan terus meningkatkan kompetensinya. Guru harus terus belajar dan beradaptasi agar mampu memberikan pembelajaran yang semakin berkualitas bagi peserta didik,”ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi pendidik merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi MAN 2 Pangandaran sebagai madrasah unggul. Guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan karakter.
Salah satu peserta AKGTK, Uan Saeful Anwar, S.Pd.I., guru Al-Qur’an Hadis, mengungkapkan bahwa pelaksanaan asesmen menjadi pengalaman yang berharga bagi dirinya sebagai pendidik.
“Bagi saya, AKGTK menjadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana kompetensi yang selama ini kita miliki. Selain itu, asesmen ini juga menjadi bahan evaluasi agar ke depan kita dapat terus belajar, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis kepada peserta didik,” tuturnya.
Ia berharap hasil dari asesmen tersebut dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya.
Pelaksanaan AKGTK hari pertama di MAN 2 Pangandaran berlangsung dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan oleh madrasah. Para peserta mengikuti setiap tahapan asesmen dengan penuh konsentrasi dan tanggung jawab.
Melalui kegiatan AKGTK ini, MAN 2 Pangandaran terus berkomitmen membangun budaya belajar, refleksi, dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Guru yang kompeten diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan prestasi dan karakter peserta didik.
Kegiatan AKGTK selanjutnya akan dilaksanakan sesuai jadwal bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya di lingkungan MAN 2 Pangandaran.

