Bandung (HUMAS)– Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 2 Pangandaran, Nurlela, S.Sos., mengikuti kegiatan Pengukuhan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan profesionalitas guru BK di lingkungan madrasah. Melalui MGBK, para guru diharapkan dapat mengembangkan kompetensi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Keberadaan MGBK menjadi wadah bagi guru BK untuk bertukar gagasan dan praktik baik dalam memberikan pendampingan kepada siswa, baik dalam aspek pribadi, sosial, belajar, maupun perencanaan karier. Peran tersebut semakin penting dalam membantu peserta didik menghadapi berbagai tantangan serta mengembangkan potensi diri secara optimal.
Nurlela, S.Sos., menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan pengukuhan MGBK merupakan kesempatan untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring profesional, dan meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan dan konseling di madrasah.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat memperluas pengetahuan, berbagi pengalaman dengan sesama guru BK, serta memperoleh inspirasi dan praktik baik yang dapat diterapkan di MAN 2 Pangandaran. Bagi kami, layanan BK bukan hanya tentang membantu siswa menyelesaikan masalah, tetapi juga mendampingi mereka mengenali potensi diri, membangun karakter, dan merencanakan masa depan,” ungkap Nurlela.
Ia juga berharap MGBK dapat menjadi ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi guru BK untuk saling mendukung dalam menghadirkan layanan yang lebih humanis, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan serta kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Pangandaran, Dadah Jubaedah, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru BK merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan di madrasah.
“Guru BK memiliki peran strategis dalam mendampingi peserta didik, tidak hanya dalam menghadapi persoalan belajar, tetapi juga dalam membangun karakter, mengembangkan potensi, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Kami berharap keikutsertaan guru BK dalam kegiatan MGBK ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan bimbingan dan konseling di MAN 2 Pangandaran,” tuturnya.
Partisipasi Nurlela dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 2 Pangandaran untuk terus meningkatkan profesionalitas tenaga pendidik dan memperkuat layanan pendampingan peserta didik.
Dengan kolaborasi yang baik antara guru BK, guru mata pelajaran, dan seluruh warga madrasah, MAN 2 Pangandaran berharap dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, berkarakter Panca Waluya, dan mampu bersaing di era global.
Kontributor : Cucu Herdiaman, S.Pd. Wakamad Humas MAN 2 Pangandaran

