Bazar Siswa Ramaikan MAN Cup XXII, Wujud Nyata Pembelajaran Kewirausahaan di Madrasah

Langkaplancar (KEMENAG) – Suasana MAN CUP XXII semakin semarak dengan hadirnya bazar siswa yang digelar pada Rabu (15/04/2026) di area Sport Center MAN 2 Pangandaran.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran kewirausahaan bagi siswa.

Siswa kelas X turut ambil bagian dengan membuka berbagai stand bazar kuliner yang menarik dan menggugah selera. Bazar ini digagas oleh guru kewirausahaan, Dadan Hoeruman, serta mendapat dukungan penuh dari wali kelas masing-masing.

Beragam jenis makanan dan minuman dijajakan oleh para siswa, mulai dari jajanan tradisional hingga kuliner kekinian. Kreativitas siswa dalam mengemas dan memasarkan produk terlihat jelas, sehingga menarik minat pengunjung yang datang ke lokasi kegiatan.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan MAN CUP XXII, bazar siswa tetap ramai diserbu pembeli. Tidak hanya peserta lomba, para pendukung dan pengunjung juga turut meramaikan stand-stand yang tersedia. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan tersebut.

Dalam keterangannya, Dadan Hoeruman menyampaikan bahwa kegiatan bazar ini merupakan bagian dari pembelajaran praktik kewirausahaan agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Pangandaran, Dadah Jubaedah, mengapresiasi kegiatan bazar tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini.

“Kami sangat mendukung kegiatan bazar ini sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terjun dalam dunia usaha, mulai dari perencanaan, produksi hingga pemasaran. Ini menjadi bekalpenting bagi mereka di masa depan,” ungkapnya.

Salah satu peserta bazar, Aluna, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa bazar ini memberikan pengalaman baru dalam berjualan dan berinteraksi dengan pembeli.

“Kegiatan ini seru dan menantang, kami jadi belajar bagaimana menawarkan produk, melayani pembeli, dan mengelola keuntungan. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Selain menjadi ajang memeriahkan kegiatan tahunan madrasah, bazar ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan, melatih kemandirian, serta meningkatkan kemampuan dalam berinteraksi dan bertransaksi secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 20 =